Ramadhan pergi dan apakah yang tersisa
Adakah jejak-jejak membekas di dalam kalbu kita
Jika kita termasuk para pencari Tuhan, sudahkah menemukan-Nya?
Bukan semata-mata menahan lapar dan dahaga
Puasa itu membebaskan jiwa
Puasa itu membuang iri dengki
Puasa itu membersihkan caci maki
Puasa itu memaafkan…
Memaafkan yang tidak diiringi keangkuhan
Berani puasa berarti berani hidup berdampingan dengan orang lain
Orang! Anak cucu Adam itu…
Berani puasa berarti siap memusnahkan kecemburuan sosial
Puasa melahirkan kesadaran
Sadar akan keunikan diri
Sadar akan keterikatan dengan semesta
Puasa adalah kebangkitan
Puasa menciptakan batin yang cerdas
Batin yang peka terhadap kehidupan
Puasa adalah Ramadhan
Puasa itu…
Membakar semua yang tidak selaras
Habis puasa, terbitlah cinta…
Jakarta, September 2008
[Puisi pertama kali muncul di Hanindo News yang terbit khusus menyambut lebaran]